Jumat, 04 Desember 2009

Peta Lokasi Tebelian Air Port

Peta Lokasi Tebelian Air Port pada Mapp Google, adalah letak posisi yang strategis untuk wilayah pengembangan dan wilayah pertahanan negara.
Tebelian Air Port adalah Bandara bertaraf Internasional, yang dipersiapkkan Pemerintah Indonesia dalam hal mendukung pengembangan transportasi udara, pengembangan pemerataan pembangunan serta pengembangan pertahanan negara, sebagai sarana transportasi, mendukung percepatan pembangunan diwilayah pulau terluas di Indonesia.
Pembebasan lahan sudah dilaksanakan, sehingga pemerintah kabupaten setelah melaporkan kesiapan lahan bandara, maka Pemerintah Pusat merealisasikan sarana dan prasarana pendukung bandara, baik pembangunan lapangan atau landasan pacu, hanggar pesawat, lapangan parkir pesawat, bangunan tempat kedatangan dan keberangkatan calon penumpang, sarana lain seperti musholla, tempat olah raga, serta parkir taxi dan kendaraan pribadi, yang kesemuanya dimulai pada tahun 2010 sehingga diharapkan pada 2012 sudah selesai dan dapat digunakan untuk penerbangan baik domestik maupun internasional.
Bagaimana dengan sumber daya alam dan Sumber daya manusia, pemerintah bertanggung jawab atas pelaksanaan pembangunan sumber daya tersebut sehingga nantinya, setelah dibukanya bandara tebelian air port ini, masyarakat akan terdongkrak perekonomiannya, karena dengan adanya lapangan kerja baru juga investor akan mudah datang ke Bumi Khatulistiwa, dengan mudah tanpa harus keliling dahulu melalui Jakarta, Batam ataupun ke Bali.
Selamat menikmati pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat, sintang semakin maju, juga masyarakat yang majemuk akan semakin diperhatikan baik pusat maupun internasional.
pacu perkembangan diri menuju kemakmuran yang merata.

Kamis, 19 November 2009

TINGGAL LANDAS DI TEBELIAN AIR PORT


Tinggal landas di Tebelian Air Port, ungkap Henri Harahap, S.Sos, M.Si Kepala Baian Pertanahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, dikutip dari pembicaraan dengan Berkat ( Berita Khatulistiwa) Jum'at 25 September 2009.
Diterangkannya pembebasan tanah yang biasanya bagian yang paling sulit untuk membangun Bandara (Pelabuhan Udara) sudah rampung dilakukan. Sementara untuk pembayaran ganti rugi berupa Tanam Tumbuh, saat ini unit kerja Dishutbun (Dinas Kehutanan dan Perkebunan) sedang menghitung. "Alhamdulillah pembebasan tanah Tebelian Air Por dan sudah rampung pembayarannya," jelasnya.
Dijelaskannya, 147 hektar tanah yang sudah di bebaskan dibayar Rp. 10.000,- per meter untuk tanah yang bersertifikat dan untuk tanah yang berstatus SKT (Surat Keterangan pemilikan Tanah) dan garapan, hanya dibayar 90 per seratus dari harga tanah bersertifikat.
"Tanah yang dibutuhkan pada pembangunan bandara, sebenarnya 167 hektar, artinya masih ada 20 hektar yang belum dibebaskan sebagai penyangga bandara. Insya Allah pada ABT (Anggaran Beban Tambahan) akan dianggarkan, hingga pada tahun 2010 tidak ada masalah tanah lagi," katanya.
Kelanjutan pembangunan Tebelian Air Port, pasca pembebasan tanah, menurut Henri akan dilakukan, setelah Bupati Sintang menyampaikan representasi di Departemen Perhubungan yang akan diperkirakan pada bulan Oktober tahun ini. "Untuk pmbebasan tanah tahap kedua dari sisi kiri dan kanan seluas 37 Ha, kita penunggu hasil dari pertemuan pak bupati dengan Dephub," ucapnya.
Ditambahkannya, pembangunan Tebelian Air Port adalah dambaan dari mayarakat kawasan timur Kalimantan Barat untuk mempermudah akses transportasi udara, "Selain untuk angkutan orang, juga angkutan cargo. Kalau bandara sudah rampung, good bye lah Pontianak," katanya seraya bercanda.
------------------------------------------------
Balasan untuk komentar-komentar yang pesimis.
Jangan selalu berkecil hati jika masyarakat pedalaman yang mengaku dirinya SDM yang masih rendah? pacu untuk meningkatkan SDM Anda semua, ajukan kepada pemerintah agar dapat beasiswa, waktu masih panjang, jangan takut Propinsi Kapuas Raya terealisasi anda belum siap, penulis sampaikan kepada anda semua, Persiapkan diri anda dari sekarang, tingkatkan prestasi, dan raih prestasimu, hingga batas kemampuan menempuh perguruan tinggi. Isi formasi, anda akan jadi pemimpin, kami bangga anda bisa tampil.
Selamat!!!

Sabtu, 06 Juni 2009

Pembuatan Jaan Aspal Area Stadion Baning Sintang


Pembuatan Jalan Aspal untuk Area Parkir Kendaraan sudah dimulai dari Halaman Masjid Daarul Faizin Sintang Kompleks Stadion Sintang.

Pembangunan ini adalah kelanjutan dari Program Pembangunan Kompleks Stadion Sintang yang nantinya meliputi Jalan Keliling melanjutkan Jalan Alternatif Jika pembangunan Tribun Stadion Sintang di Empat Penjuru, yang saat ini sudah dimulai dengan Penataan Batu Dasar untuk pengaspalan Area Parkir Stadion, Dengan latar belakang Indoor Stadium Sintang.

Dengan proyek berkelanjutan ini nantinya untuk pembangunan sarana Olah Raga khususnya di Kabupaten Sintang menuju Propinsi Kapuas Raya, yang saat ini mulai pembenahan baik Lapangan Parkir, Pembenahan Lapangan Sepak Bola di Stadium Sintang dengan menggunakan perata jalan.

Minggu, 17 Mei 2009

Pengurugan rencana pembuatan Kolam Renang

Tampak sebuah Dumptruck sedang membuang pasir putih ke lokasi yang agak rawa, dimana air selalu tergenang, dan lingkungan tersebut termasuk kumuh, karena tumbuh pohon dan semak, dimana letak posisinya sangat tidak nyaman dipandang karena terletak di depan Halaman Stadion Sintang, adalah tanah milik SMUN 3 Sintang, yang masih luas dan berbatasan langsung dengan lingkungan Stadion, oleh karena itu jika penimbusan tanah tersebut selesai nantinya menurut rencana adalah komplek yang akan didirikan bangunan Kolam Renang bertaraf Internasional, ini jika memungkinkan ijin tersebut direalisasi, serta pendanaannya dibantu oleh pemerintah pusat.

Mulainya pengurugan pasir putih ini juga berhubungan dengan rencana SMUN 3 Sintang yang akan merenovasi Pagar, sehingga ketika pagar SMUN 3 telah dibongkar dengan mengambil kesempatan ini untuk mengurug / menimbun pasir untuk meratakan tanahnya dengan alat-alat berat seperti Dump Truck, Buldozer dan ini sangat praktis. Namun tidak dipungkiri ketika alat-alat berat tersebut masuk keluar lingkungan stadion, terjadi kerusakan jalan sehingga selain debu jika tidak turun hujan, dan jalan raya menuju komplek Stadion Baning Sintang mulai rusak.

Pembangunan akan mengalami keuntungan dan kerugian, untuk itu kepada kontraktor dihimbau jika melaksanakan pembangunan harap dipertimbangkan akibat kerusakan pembangunan harus disisihkan juga biaya untuk merenovasi kerusakan yang tidimbulkan karenanya. Mohon jangan selalu memakai tetapi tidak mempertimbangkan untuk memperbaiki. Mulailah untuk dari sekarang segala pertimbangan apapun suatu pekerjaan, hendaknya dipertimbangkan dan dicarikan alternatif pengembalian dampat atau resiko yang ditimbulkan. Keuntungan pastilah besar, karena dengan adanya suatu proyek tersebut, maka manfaat dari hasil proyek adalah maksimal, namun dampak atas aktifitas tersebut harusnya segera ditangani, walaupun hanya sekedar untuk tambal sulam, karena jalan itu adalah Fasilitas Umum untuk saling kita pelihara, kita jaga, dan kita manfaatkan bersama.

Minggu, 12 April 2009

Pemilu di Indoor

Proses Demokrasi Indonesia, Pemilihan Umum 2009 yang melaksanakan kegiatan pemilihan Calon Anggota Legislatif untuk Wakil-wakil rakyat di Indonesia dilaksanakan pada tanggal 9 April 2009, sementara untu TPS (Tempat Pemungutan Suara) 120/2 dilingkungan RT 02 Desa Baning Kota Sintang dilaksanakan di halaman Utama Indoor Stadion Sintang, Stadion Apang Semangai Kompleks Stadion Baning Sintang.
Aspirasi pemilihan langsung, Umum, Bebas dan Rahasia, disampaikan Warga Negara Indonesia yang umur minimal telah 17 Tahun atau sedah menikah, merupakan Warga Negara Indonesia, Bertempat Tinggal tetap, dan datang menghadiri pesta Demokrasi dengan membawa kartu Undangan melaksanakan pemungutan suara.
Kegiatan ini serempak dilaksanakan di Seluruh Wilayah Republik Indonesia, dan untuk diluar Negeri dilaksanakan di Kedutaan RI. Dengan adanya pemilihan calon Wakil Rakyat ini, nantinya diharapkan kepada para Calon Wakil Rakyat yang telah terpilih untuk duduk di Kursi Wakil Rakyat, agar dapat mengemban Amanat Rakyat, dimana kepentingan Warga Masyarakat di Wilayah daerah pemilihannya, haruslah diperjuangkan untuk menuju Kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Selaku warga negara dan patut mengemban amanat rakyat, sebagai wakil rakyat yang duduk di DRP, DPRD Propinsi maupun DPRD Kabupaten Kota, diharapkan untuk dapat mencetuskan dan menggolkan kepentingan Rakyat diwilayah timur Kalimantan Barat menuju Propinsi Kapuas Raya, perjuangkan aspirasi rakyat ini, karena dengan adanya pemerintahan propinsi yang lebih dekat dengan sasaran, maka akan lebih menjamin tercapainya sasaran pembangunan hingga ke Pelosok Desa di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Amin, Anda menjadi Wakil Rakyat. Perjuangkan terus Kapuas Raya sebagai Propinsi.

Sabtu, 21 Maret 2009

Open Turnament Pencak Silat Kapuas Raya






Hari ini, Sabtu tanggal 21 Maret 2009, Pelaksanaan pembukaan Open Turnament Pencak Silat Kapuas Raya dibuka secara resmi oleh Bapak Wakil Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med, Ph diramaikan suasana pembukaan dengan sambutan kesenian adat dan iringan musik tradisional dayak. Para penari menghibur undangan dan hadirin pada acara pembukaan Open Turnament Pencak Silat Kapuas Raya Cup 2009.

Dimeriahkan dengan iringan musik tradisional, tarian ini memukau para hadirin dan peserta dari perwakilan 5 kabupaten calon Propinsi Kapuas Raya, tampak hadir para peserta, Wasit, undangan dan hadirin dari kalangan pelajar SLTA sederajat.

Pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Kapuas Raya Cup 2009 ini direncanakan 2 hari yaitu tanggal 21 s.d 22 Maret 2009.
pelaksanaan kegiatan ini juga bersamaan dengan pelaksanaan kejuaraan renang se Kalimantan Barat dan telah mendaftar sejumlah 8 kapupaten / kota, dengan pelaksanaan di lain tempat yaitu di komplek wisata Bukit Kelam, Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang, dengan acara pembukaan oleh Bapak Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M.Si.

Senin, 02 Maret 2009

Menuju Kapuas Raya





KegiatanPertandingan Tinju antara Calon Propinsi Kapuas Raya melawan Petinju dari Sarawak Malaysia Timur, untuk membangkitkan kembali gelora/gaung terbentuknya propinsi Kapuas Raya, dengan ivent-ivent Olah Raga, selain dengan pertandingan Tinju, juga dilaksanakan kegiatan Sepak Bola Camat Sintang U 17, Pertandingan Bulu Tangkis antar Kabupaten se Kapuas Raya, dengan cara mencari bibit-bibit olah ragawan dari masing-masing kabupaten untuk menuju ivent yang lebih besar seperti Zona Kalimantan, ataupun Zona Indonesia Timur dan Ivent Nasional maupun Ivent Internasional apabila memungkinkan para atlit yang terjaring sebagai wakil dari Kapuas Raya. Semoga mendapat dukungan penuh dari masyarakat Kalimantan Barat bagian Timur. Amin.

Minggu, 15 Februari 2009

Berita Sintang


Bupati Sintang pada acara Serah Terima Jabatan Camat Sungai Tebelian, dikutip dari Tribun Pontianak, halaman 15.

Minggu, 11 Januari 2009

Halaman Parkir Komplek Stadion


Setelah Selesainya pembongkaran Surau Daarul Faizin Sintang yang berada di depan Gedung Indoor Stadium Basket Ball dan Volley Ball, rencana Pemerintah Kabupaten Sintang akan memperluas areal Parkir baik untuk Stadium Sepak Bola maupun Indoor Stadiun, sehingga setelah tertata apik rencananya akan digelar Event Olah Raga tingkat Propinsi yang akan mendukung terwujudnya Propinsi Kapuas Raya, Selamat berjuang, saudaraku, Benahi seluruh Fasilitas Umum, terutama Fasilitas Pemerintahan juga perlu ditata dengan apik, sehingga Pemerintah Pusat segera merealisasikan Impian Masyarakat di Lima Kabupaten, dan Khususnya untuk Ibu Kota Propinsi Kapuas Raya yang direncanakan di Kota Sintang ini, perlu pembenahan lebih lanjut dan semoga berhasil dengan Success.

Pembangunan Jalan Alternatif



Akses Jalan Lingkar Stadion Sintang, telah dibangun Pemerintah Kabupaten Sintang sebagai wujud Rencana Pembangunan Tribun Stadion Sintang di Empat Penjuru Tribun Utama, sehingga nantinya apabila ada Kegiatan Olah Raga maupun Kegiatan lain seperti Upacara Kebesaran, maka Seluruh Penonton ataupun Peserta dapat tertampung dalam Stadion ini, yang rencana pelaksanaan adalah di Tahun 2009 ini.

Rabu, 29 Oktober 2008

MASJID DARUL FAIZIN


Komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang untuk membangun Komplek Stadion Baning Sintang ini makin terwujud dengan adanya pembangunan Masjid Darul Ffaizin yang menggantikan Fungsi Surau Darul Faizin Sintang sebagai tempat Ibadah bagi Umat Islam, yang saat ini mencapai 80 % dalam proses pekerjaannya, sehingga diharapkan dalam bulan-bulan mendatang dapat dipergunakan untuk melaksanakan ibadah, dan bangunan surau Darul Faizin nantinya akan dibongkar karena selain melindungi pandangan mata Indoor Gedung Olah Raga "Apang Semangai" komplek Stadion Sintang ini, dan nantinya akan terkena pembangunan jalan keliling selain untuk sarana menuju komplek stadion juga dikarenakan pemindahan badan jalan lingkar Stadion yang terkena Perluasan Areal Stadium Olah Raga dengan pembangunan Tribun keliling empat penjuru.





Senin, 27 Oktober 2008

Indoor



Indoor Stadium telah diberi nama "GEDUNG OLAH RAGA APANG SEMANGAI" Komplek Stadion Baning Sintang, ini menandakan bawhwa di Baning Kota Sintang akan dilaksanakan pembangunan Stadion Olah Raga berbagai Ivent seperti Stadion Bola Voley dan Basket di Gedugn ini, Stadion Bulu Tangkis dengan nama A, Yani, Gedung Stadium Sepak Bola dan arena Atletiknya, dan rencananya dalam tahun mendatang seperti pembangunan Stadion Renang dan lain sebagainya untuk menuju keseriusan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mengusung terbentuknya Propinsi Kapuas Raya.

Jumat, 17 Oktober 2008

Garuda



Lambang Garuda pada Museum Dara Juanti Sintang Kalimantan Barat disinyalir adalah sumber inspirasi dijadikan sebagai lambang negara Garuda Pancasila, informasi ini diperoleh dari penjaga Museum ketika kami berkunjung ke Museum Dara Juanti Sintang, lambang Burung Garuda ini diperkenankan pada abad XV oleh kerajaan Dara Juanti Sintang.

Jumat, 29 Agustus 2008

Kunjungan Kerja Komisi II DPRRI di Sintang


Kunjungan Komisi II DPR RI di Sintang 29 Agustus 2008, dengar pendapat dengan Masyarakat Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sekadau yang diprakarsai oleh Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M.Si bertempat di Gedung Pancasila Sintang.

Kunjungan ini bermula dari Usulan 5 Kabupaten diwilayah Timur Kalimantan Barat yang bersepakat untuk membentuk Propinsi baru dengan nama Kapuas Raya, yang beribukota di Sintang.

Antusias masyarakat untuk segera terwujudnya Kapuas Raya sebagai Propinsi di Indonesia, merupakan jembatan menuju Kesejahteraan masyarakat di wilayah timur Kalimantan Barat yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh Pembangunan Nasional secara merata dan berkeadilan.

Kesepakatan pemrakarsa tetap berpegang teguh kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dengan harga mati, Kesatuan dan persatuan nasional dimana Wilayah Timur Kalimantan Barat merupakan daerah yang berpotensi untuk dikembangkan baik hasil bumi, sumber daya alam serta segera terwujudnya Propinsi Kapuas Raya untuk mendukung percepatan Program Pemerintah Mengentaskan Kemiskinan dan keterbelakangan dengan peningkatan Pendidikan masyarakat yang cukup tinggi, sehingga tercapainya Sumber Daya Manusia yang handal untuk mengelola potensi Daerah sendiri.

Dengan riuh rendah dan sorak sorai masyarakat dari berbagai etnis bersatu dalam satu tujuan Propinsi Kapuas Raya. Setelah mendengar paparan dari masing-masing Wakil Daerah baik Partai Politik maupun Pemerintahan, mereka faham dan setuju dalam pembentukan Propinsi Kapuas Raya ini memerlukan berbagai tahapan di DPRRI, yang dalam hal ini untuk fraksi DPRRI yang berkunjung di Sintang sejumlah 8 (delapan) Fraksi sementara yang tiganya sudah kembali lagi ke Jakarta. Dikatakan Wakil Pimpinan Komisi II DPRRI, untuk memperoleh dukungan untuk dijadikan Rancangan Undang-Undang Propinsi Kapuas Raya diperlukan 13 fraksi, sedangkan yang masih bertahan di Sintang untuk menyampaikan pendapatnya dan menyatakan setuju ada 8 fraksi.

Semoga Fraksi-fraksi yang lain di DPRRI setuju untuk pembentukan Propinsi Kapuas Raya, sehingga Rancangan Undang-Undang Propinsi Kapuas Raya segera terealisasikan dan diusulkan untuk pembahasannya di Parlemen. Amin

Tugu

Tugu simpang lima adalah Tugu Adipura, Gerbang Emas menuju Sintang Sejahtera, harapan masyarakat Sintang untuk segera terwujudnya Propinsi Kapuas Raya, yang terdiri dari Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sangau. Lima kabupaten telah sepakat untuk bersatu mensejahterakan masyarakat Kalimantan Barat Bagian Timur, dengan membentuk sebuah Propinsi Kapuas Raya. Dengan membentuk propinsi baru sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, adalah wajar jika masyarakat mendambakan ini, karena masyarakat (pedalaman) khususnya bagian timur Kalimantan Barat sangat jauh tersentuh Pembangunan baik Infra Struktur maupun Perekonomian. Ini adalah dampak Pembangunan yang terpusat di Ibu Kota Propinsi, dan Ibu Kota Kabupaten. Sedangkan untuk pemerataan pembangunan untuk sampai diseluruh kecamatan, desa serta pelosok desa, dibutuhkan "tenaga, biaya, dan waktu" yang tidak sedikit, sementara mereka sangat mendambakannya.

Kita semua sadar bahwa NKRI tetap kita pertahankan hingga ke anak-cucu kita agar mereka sejahtera, tanpa dijajah oleh bangsa lain. Pembentukan Propinsi Kapuas Raya adalah untuk melaksanakan pemerataan hingga pelosok Tanah Air, mewujudkan cita-cita proklamasi, Pembukaan UUD 1945, serta Pancasila sila kelima, Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Politik adalah sarana menuju Indonesia yang bebas aktif, namun Politikus yanganlah mempolitisir setiap kegiatan untuk kepentingan diri sendiri atau untuk golongannya, mana Visi-Misi yang selama ini ditiupkan kepada masyarakat yang 'katanya' untuk mensejahterakan masyarakat "disini" apabila berada disuatu tempat, tetapi janganlah meninggalkan atau melupakannya setelah duduk di panggung polikit, ayo lanjutkan Visi-Misimu seperti ketika mengharapkan dukungan mereka (Masyarakat). kita tunggu....

Senin, 11 Agustus 2008

PAMERAN

Kegiatan Pameran yang dilakukan oleh Kantor Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sintang yang mengikutsertakan UKM dan Koperasi yang terdiri dari UKM Arum Sari dengan Produk Kerupuk, UKM Ukir dengan menampilkan Produk Patung Ukir, Koperasi Jasa Menenun Mandiri dengan Produk Shal Kain Batik Khas Dayak, Cupu hasil kerajinan Khas Dayak, Mandau serta Sumpit Khas Dayak Sintang.

Kegiatan ini dilaksanakan baik di tingkat Pusat dengan mengikuti kegiatan Jakarta Expo, Handykraft Expo, serta kegiatan-kegiatan lain di Jakarta, ditingkat Propinsi dengan mengikutsertakan UKM pada ivent Kalbar Expo, Pameran Pembangunan, dan kegiatan lain tingkat Propinsi Kalbar, sedangkan tingkat Kabupaten diikutsertakan setiap kegiatan Pameran Pembangunan yang dilaksanakan tiap tahun di Arena Pameran dengan menampilkan Produk-produk UKM dan Koperasi yang mempunyai akses pasar, sehingga nantinya produk Sintang yang berasal dari UKM, Koperasi maupun Khas Dayak ini lebih dikenal masyarakat luas baik yang berasal dari daerah lain maupun dari luar propinsi maupun luar negeri.

Namun apabila produk tersebut kita lakukan pemasaran di Internet, maka jangkauan pemasaran produk ini lebih luas, sehingga tanpa batas ruang dan waktu, sehingga produsen tanpa menawarkan baik melalui penjualan langsung maupun penjualan melalui pameran akan lebih luasnya jika penjualan ini dilakukan di media informasi melalui Internet.

Kamis, 31 Juli 2008

Pengarahan Work Shop



Laporan Pelaksanaan Work Shop Informaction Technologie Goes To UKM oleh ketua panitia (BURHANUDDIN, SH) kepada peserta Work Shop yang dilaksanakan di Lobby Hotel Gajah Mada Pontianak untuk memberikan support kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini secara serius, karena Work Shop IT Goes To UKM yang dilaksanakan tersebut sebagai kelanjutan dari Seminar Sehari IT Goes To UKM yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2008 di Lobby Hotel Kapuas Palace Pontianak. Kegiatan ini diharapkan dapat diserap dan dilaksanakan oleh peserta dari Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat, dimana akses pemasaran dari IT itu sendiri adalah memasuki dunia maya yang tanpa batas ruang dan waktu, dimana pelaku Usaha baik Usaha Kecil maupun Menengah dan Mikro, supaya memanfaatkan teknologi ini adalah untuk meningkatkan pendapatan baik rumah tangga maupun usahanya, yang mana produk yang telah dipasarkan melalui dunia maya ini, setelah diketahui oleh pangsa pasar baik lokal, nasional maupun internasional dalam sejarahnya belum pernah mengalami pengaruh dari dampak krisis moneter.

PESERTA


Work Shop IT Goes To UKM (pengenalan Teknologi Informasi Internet kepada Pelaku Usaha Kecil dan Menengah) untuk Propinsi Kalimantan Barat yang telah dilaksanakan dari tanggal 28 Juli sampai dengan 30 Juli 2008 di Lobby Hotel Gajah Mada Jalan Gajah Mada 177 Pontianak dengan Peserta Dari Kabupaten/Kota Se Kalimantan Barat yang masing-masing adalah Petugas yang ditunjuk sebagai Pengolah Data Base Koperasi dan UKM Kabupaten Kota serta KSU Program Mandiri yang berasal dari masing-masing Kabupaten / Kota.
Tampak dalam gambar para peserta dengan tekun dan antusias untuk dapat mengakses Teknologi Informasi Internet dengan masing-masing peserta membawa Laptop yang terhubung dengan Hotspot Hotel Gajah Mada Pontianak.
Kegembiraan terdengar riuh setelah para peserta dapat menciptakan blogspot, dengan hasil karya sendiri dengan bantuan nara sumber yang berasal dari Pelaku Blogs yang telah berhasil di Pontianak.

Work Shop IT Goes to UKM


Work Shop IT Goes to UKM atau dengan istilah Kursus/Diklat Informasi Teknologi menuju Usaha Kecil dan Menengah yang dikandung maksud untuk mengenalkan Teknoogi Informasi Internet kepada pelaku Usaha Kecil Menengah khususnya di Kalimantan Barat dengan pelaksanaan Seminar, Work Shop yang terselenggara atas kerjasama antara BAKOMAPIN (Badan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kerjasama Promosi dan Investasi Propinsi Kalimantan Barat dengan Borneo Tribun, serta PT Telekomunikasi Indonesia (PT TELKOM) Kalimantan Barat dengan nara sumber dari Pengusaha yang berhasil dibidang pemasaran produk melalui Internet yang tanpa batas ruang dan waktu yang menembus pasar dunia, Kajian dari Kepala Bakomapin Propinsi Kalimantan Barat Bapak Drs. M. Zeet Hamdy Assovie, MTM, pengajar dari Blogger yang berpengalaman di Kalbar serta peserta diklat/Work Shop yang meliputi Petugas Data Base Koperasi UKM Kabupaten Kota se Kalimantan Barat serta KSU Praktek Mandiri se Kalbar dan unsur Pelaku UKM yang berada di Pontianak.


Kegiatan ini telah berlangsung dua kali yaitu yang pertama tanggal 29 Mei 2008 di Lobby Hotel Kapuas Palace Pontianak dan yang kedua di Lobby Hotel Gajah Mada yang dilaksanakan dari tanggal 28 Juli 2008 sampai dengan 30 Juli 2008. Dengan pelaksanaan kegiatan Work Shop tersebut, panitia mengharapkan kepada seluruh peserta baik peserta Work Shop maupun Seminar IT Goes To UKM tersebut dapat memacu perkembangan Teknoogi Internet sebagai sarana pemasaran produk UKM Kalimantan Barat di dunia maya (Internet).


Juga diharapkan kepada seluruh peserta yang berasal dari Dinas/Kantor yang menangani bidang Koperasi dan UKM se Kalimantan Barat untuk dapat mengembangkan pengetahuannya kepada para pelaku UKM di daerahnya, sehingga akhirnya dapat memacu perkebangan pendapatan Daerah Khususnya dan Pendapatan Nasional pada umumnya.